Program Remedial? Hasil ujiannya jelek?

(Sabtu, 16/02/2019) Pada kegiatan kali ini, gue berkesempatan untuk mengikuti sebuah program studi Seni Rupa dan Sastra di Gudskul, yang terletak di Jagakarsa, Jakarta Selatan (dibelakangnya Ragunan).

Menurut Pak Wacil, kepala sekolah Remedial, studio ini awalnya berada di daerah Pancoran dan pada akhirnya berpindah ke Jagakarsa.

Nama dari program ini adalah “Remedial” yang ditujukan untuk siswa tingkat SMA dan sederajat untuk berdiskusi, berkreasi, dan mengapresiasi karya seni rupa dan literasi.

First impressions:
•  Tempatnya keren banget, sangat aesthetic. Banyak spots yang bagus untuk foto-foto.
• Arsitekturnya unik, contohnya mereka menggunakan peti kemas sebagai studio di Gudskul.

Pokoknya keren deh!!

Di hari pertama dari pertemuan program Remedial yang dibuka oleh Pak Wacil, beliau mengenalkan kami mengenai lingkungan Gudskul yang terdiri dari banyak ruangan (ARTLAB, RURU SHOP, dll).

Personally, gue suka banget sama nama-namanya yang membawa kesan bahwa ini profesional. Setelahnya, para peserta saling berdiskusi mengenai kehidupan di sekolah dan rencana perkuliahan.

Dari kegiatan ini, gue sangat belajar banyak.

Salah satunya, yaitu kita dapat berkarya tanpa batas dan penghalang. Tidak harus membuat sebuah lukisan seperti Van Gogh dan baru dapat dikatakan sebagai suatu seni, sebuah bungkus mie instan yang direnyukkan pun dapat dikatakan sebagai seni.

Seni itu memang tidak ada batasan dan kriteria khusus, karena setiap orang memiliki perspektif yang unik.


Leave a comment

Stay in Touch!

Enter your email below to receive updates.

Comments

Leave a comment